KAMI SOLUSI TEPAT,CEPAT, DAN BERGARANSI PERMASALAHAN ECU KOMPUTER MOBIL ANDA

TENTANG ECU

Dalam dunia otomotif, ECU adalah sebuah sebuah singkatan untuk Electronic Control Unit atau Unit kontrol elektronik yang berfungsi untuk melakukan optimasi kerjanya mesin mobil atau kendaraan. kadang-kadang disebut juga sebagai Unit kontrol mesin.
Dalam suatu mobil dapat terdapat ditemukan beberapa ECU:
     
    Semua mobil-mobil baru saat ini telah menggunakan komputer mesin (Engine Control Unit ). ECU kadang-kadang disebut juga sebagai otak dari sistem pengendali motor. Komponen ini merupakan sebuah rangkaian elektronik yang sangat kompleks. Dialah yang memproduksi sinyal keluaran elektronik terprogram ketika menerima sinyal masukan elektronik dari sensor-sensornya. Kemampuan ECU ini membuat penyetelan sangat cepat, dan kinerja mobil tetap terjaga pada efisiensi maksimal.
     
                            
    Dalam banyak kasus, ECU sangat sensitif terhadap panas dan getaran, sehingga biasanya dia ditempatkan di ruang penumpang yang jauh dari mesin. Pada umumnya diletakkan di sebelah kiri ruang kaki penumpang depan. Kadang-kadang ada juga yang diletakkan dibawah tempat duduk, di dash board ataupun di bagian depan mesin sebelah kiri dekat tempat baterai.


    Gambaran Umum ECU


    Gambar Diagram blok ECU mobil


     Engine Control Unit (bagian pengendali motor) terdiri dari sebuah mikro komputer 8 bit, sebuah Randome Access Memory (Memori kerja) untuk menyimpan data sementara, sebuah Read Only Memory (memori data nonvolatile) yang dapat digunakan untuk menyimpan data saat mesin hidup dan tidak dapat terhapus meskipun mesin dimatikan maupun ketika baterai dilepas, dan sebuah input/output interface (driver sensor dan driver aktuator).
    Engine Management System terdiri dari input sensor, Engine Control Unit (ECU) dan output actuator



  1. Kontrol injeksi bahan bakar yang berfungsi untuk mengendalikan penggunaan bahan bakar yang diinjeksikan serta besarnya udara kedalam ruang bakar sehingga penggunaan bahan bakar kendaraan paling efisien,
  2. Kontrol waktu pengapian yang berfungsi mengendalikan waktu/timing pengapian yang disesuaikan dengan kecepatan dan medan yang dilalui.
  3. Kontrol waktu katup yang berfungsi mengatur waktu /timing yang paling tepat untuk membuka dan menutup katup pemasukan dan pembuanga






















  4. SEBAB -SEBAB KERUSAKAN ECM

    Hati hati dan perlu prosedur yang benar dalam penanganan mobil yang sistem kerja mesinnya dikontrol secara electronic, bagian utama sistem pengontrol kerja mesin secara electronic terbagi dalam tiga bagian yaitu:

    SENSOR ------> COCNTROL MODULE ----------> ACTUATOR

    Mesin tidak dapat bekerja normal atau tidak bisa hidup apabila salah satu dari komponen tersebut mengalami kerusakan.
    Gangguan pada satu komponen sensor dapat menyebabkan kerusakan pada ECM dan selanjutnya kerusakan ECM dapat menyebabkan kerusakan pada actuator.

    Hal-hal yang memungkinkan menyebabkan pada ECM:

    - Melepas terminal batterai saat mesin hidup, ini memnyebabkan over charge (tegangan
    batterai naik melebihi kapasitas yang dibolehkan)

    - Fuse utama untuk pengisian dan beban distribusi power suplai utama putus biasanya fuse
    utama bernilai 50 Ampere sampai dengan 100 Ampere, tergantung kapasitas beban listrik
    maksimal pada kendaraan masing-masing.

    - Mencuci mesin sehingga membasahi socket-socket konektor dan kabel mesin, hal ini
    menyebabkan short pada konektor sensor atau aktuator sehingga terjadi arus langsung ke
    ECM.

    - Membiarkan mesin lama tidak di panaskan (dihidupkan) sensor atau aktuator macet, sirkuit
    board dan komponen electronic atau solder mengalami kerusakan (sambungan terputus).

    - ECM terendam air

    Cegah kerusakan Sensor, ECM dan Actuator sebaiknya ikuti petunjuk berikut:

    - Tidak melepas terminal batterai saat mesin sedang dihidupkan, untuk memeriksa sistem
    pengisian kembali tegangan batterai gunakanlah volt meter.

    - Periksa secara rutin kondisi hubungan dan terminal Fuse utama dan secara visual dapat
    dilihat element fuse bagian dalam tidak hangus.

    - Cegahlah socket-socket, konektor dan komponen sensor serta actuator dari terkena air.
    bila harus membersihkan bagian komponen tersebut, gunakanlah kain atau kuas yang diberi sedikit cairan silikon.

    - Jangan membiarkan mesin lama tidak dihidupkan sehingga temperatur komponen-komponen didalam ECM atau sensor serta aktuator mengalami kelembaban.

    - Hindari atau amankan kendaraan dari rendaman air terutama musim hujan dan banjir.
     

1 komentar:

  1. Terimakasih udah bisa baca artikel tentang ECU. Perbanyak artikel .... ini sangat bermanfaat bagi pebengkel mobil.

    BalasHapus